
itulah yang saia alami kalo ngeliat kalender. saia jadi agak calendarphobia gara-gara ternyata ini sudah minggu tenang dan kurang dari 5 hari lagi sudah uan.
hah, dan saia meminta maaf sebesar2 nya
*yaelah* kalo saia sangat-sangat-sangat jarang mengupdate blog saia ini karena ada buanyak kesibukan dan kegiatan.yah.. mungkin kalo blog saia ini ikan mas dan update saia adalah makanannya, mungkin blog saia udah sekarat... *huhuhuhuh, males bgt sih tuannya*
oh ya, minggu lalu saia sempat pergi ke Green Fest, dan dari pengalaman saia ke sana, saia (dan para penongkrong post ini sekalian) dapat melihat ajaibnya orang Indonesia.
apa yang bikin saia bilang ajaib?
Well, saia akan menceritakannya berturut-turut.
nah, hari terakhir Green Fest, hari minggu, saia sampai di Green Festival sekitar jam 11 siang. Dan, acara yang disponsori oleh sponsor-sponsor yang cukup berkantong tebal seperti Unilever, Panasonic, Metro TV, Female Radio dan Pertamina ini memang sangat bagus. saia sendiri sempat menyesal tidak bisa nonton konser malam minggunya dan lupa membawa kamera.
Pengunjung yang masuk seperti dibawa ke sebuah replika rumah yang di dalamnya terdapat fakta-fakta global warming dan hal-hal yang dapat kita lakukan dari rumah sendiri untuk mencegah global warming. Keluar dari replika rumah itu, ada beberapa stand sponsor, stand makanan dan stand-stand yang menawarkan berbagai produk ramah lingkungan seperti plastik yang dapat terurai dalam 10 minggu dan lain-lain *saia lupa*.
Nah, saat saia sedang makan dan melihat-lihat jalanan, saia menyadari ajaibnya indonesia.
Saia melihat sampah-sampah berserakan dimana-mana. Padahal, jelas-jelas ada tulisan semacam "buanglah sampah pada tempatnya" dan banyak kotak sampah yang telah disediakan.
Memang, ada kebiasaan orang indonesia malas membuang sampah pada tempatnya, terutama di event-event baik kecil maupun besar. namun, perlu diingat ini adalah Green Festival. bukan berarti kalau bukan Green Festival kita boleh buang sampah sembarangan, tapi ini berarti semua hal (mungkin ga semua, tapi kebanyakan termasuk buang sampah pada tempatnya) yang telah diperlihatkan di replika rumah itu masuk kuping kanan keluar kuping kiri kan? dan dapat dikatakan Green Fest tersebut telah gagal membimbing untuk membuang sampah pada tempatnya kan? mungkin ada yang bilang "ah palingan cuma hal itu doang yang gagal..." tapi menurut saia membuang sampah pada tempatnya merupakan langkah yang paling dasar untuk mencegah global warming. kalau sampai langkah paling dasar saja sudah gagal, gimana langkah lanjutannya?
yah, begitulah keadaannya. mudah-mudahan saja itu tidak terulang di kehidupan sehari-hari. dan doakan saja saia berhasil dalam UAN....
Amin.
N.B
saat saia hiatus amat lama ada beberapa hal yang saia alami:
- Portal deket rumah saia ketabrak mobil latihan. Untung menurut kabar instruktur dan yang dilatihnya tidak apa-apa *pasti yang dilatih trauma tuh*
- UAN SMA udah selesai, itu berarti giliran saia cuma sekitar 1-2 minggu lagi *huhuhuh*
- dan hari ini Ling Ling, panda tertua di dunia, telah meninggal dunia.
Thursday, May 1, 2008
Realita minggu (nggak) tenang dan ajaibnya endonesa...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






Tidak ada komentar
Post a Comment
Identity Description
Google/Blogger : untuk yang punya account Google/Blogger
OpenID : untuk yang punya account OpenID, LiveJournal, TypePad, WordPress atau AIM
Name/URL : Buat yang ga punya blog, atau ga punya account-account diatas, atau yang males login
Anonymous : tidak menampilkan nama (tidak disarankan)